Arsip Blog

DATA STATISTIK

Klasifikasi data statistika berdasarkan tipenya dapat dibedakan menjadi dua yaitu data kuantitatif dan data kualitatif. Perbedaan diantara keduanya adalah sebagai berikut :

DATA KUANTITATIF :

  • Diperoleh berdasarkan hasil pengamatan
  • biasanya berbentuk bilangan

Berdasarkan nilainya, data kuantitatif dibagi lagi menjadi dua yaitu :

1. Data Diskrit

  • Nilainya merupakan jumlahan berhingga atau tak berhingga , namun dapat dihitung
  • diperoleh dari hasil menghitung
  • contoh : data penduduk yang cacat

2. Data Kontinue

  • Nilainya merupakan bilangan riil yang terdapat dalam suatu interval
  • diperoleh dari hasil mengukur
  • contoh : data tinggi badan, data berat badan , dll

DATA KUALITATIF :

  • diperoleh dari hasil pengamatan berbentuk kategori, seperti : sembuh, puas, berhasil, dll
Iklan

TEORI HIMPUNAN

Teori himpunan dalam cabang matematika sangatlah penting, bukan saja mempengaruhi setiap cabang matematika seperti aljabar, kalkulus maupun kalkulus, tetapi juga dapat membantu menjelaskan hubungan antara konsep matematika modern dengan leluhurnya yaitu ilmu filsafat.

teori himpunan pertama kali dikembangkan oleh George Boole (1815-1918) dan ahli matematika kebangsaan jerman, George F. L.P Cnator (1845-1918). mengingat sangat pentingnya teori himpunan maka pada kesempatan kali ini akan sangat bermanfaat jika saya sedikit memberikan informasi tentang teori himpunan.

suatu himpunan dapat dipikirkan sebagai kumpulan dari satu kesatuan atau kelompok dari objek-objek, unsur-unsur atau elemen-elemen yang dirumuskan secara tegas dan dapat dibeda-bedakan.

Notasi himpunan dapat dinyatakan dengan huruf latin A,B,C,… atau Z. unsur didalam himpunan dinyatakan sebagai anggota dan dinyatakan dengan huruf kecil a,b,c,…,z.

Notasi setandart suatu himpunan dinyatakan dalam bentuk kurung ganda {}. jadi misalkan A adalah suatu himpunan, dan himpunan A memiliki anggota yaitu a,b,c,dan d. maka penulisannya menjadi : A={a,b,c,d}.