TEORI HIMPUNAN

Teori himpunan dalam cabang matematika sangatlah penting, bukan saja mempengaruhi setiap cabang matematika seperti aljabar, kalkulus maupun kalkulus, tetapi juga dapat membantu menjelaskan hubungan antara konsep matematika modern dengan leluhurnya yaitu ilmu filsafat.

teori himpunan pertama kali dikembangkan oleh George Boole (1815-1918) dan ahli matematika kebangsaan jerman, George F. L.P Cnator (1845-1918). mengingat sangat pentingnya teori himpunan maka pada kesempatan kali ini akan sangat bermanfaat jika saya sedikit memberikan informasi tentang teori himpunan.

suatu himpunan dapat dipikirkan sebagai kumpulan dari satu kesatuan atau kelompok dari objek-objek, unsur-unsur atau elemen-elemen yang dirumuskan secara tegas dan dapat dibeda-bedakan.

Notasi himpunan dapat dinyatakan dengan huruf latin A,B,C,… atau Z. unsur didalam himpunan dinyatakan sebagai anggota dan dinyatakan dengan huruf kecil a,b,c,…,z.

Notasi setandart suatu himpunan dinyatakan dalam bentuk kurung ganda {}. jadi misalkan A adalah suatu himpunan, dan himpunan A memiliki anggota yaitu a,b,c,dan d. maka penulisannya menjadi : A={a,b,c,d}.

Iklan

Posted on Juli 24, 2011, in DASAR STATISTIKA and tagged . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: